Benchmarking Kemampuan USB flashdisk Dengan Read stability test dan Write and read test | Iksan Komputer

Saturday, June 29, 2019

Benchmarking Kemampuan USB flashdisk Dengan Read stability test dan Write and read test

Jika Anda menggunakan USB flash drive untuk semuanya, mulai dari portabilitas data sampai operating system portabel, tentu Anda ingin tahu kecepatan membaca/ menulis USB flash drive atau apakah penyimpanan pada USB stabil. Tugas tersebut tidak mudah, tanpa alat yang tepat. CheckFlash merupakan tool benchmarking USB flash drive yang berguna bagi Anda yang ingin mengetahui apakah USB flash drive siap digunakan. Kita akan lihat bagaimana menjalankan Read stability test dan Write and read test pada USB flash drive Anda.

CheckFlash dapat ditemukan pada situs web pengembang (Misha Cherkes). Download file zip dan simpan ke lokasi yang dikenal. Tidak ada instalasi yang dilakukan karena CheckFlash adalah file biner executable lengkap yang bisa langsung dijalankan, dengan mengklik ganda.

Anda bisa langsung menjalankan CheckFlash (dengan hak administrator) dan kemudian memasukkan USB flash drive atau memasukkan flash disk, dan kemudian menjalankan aplikasi. Jika Anda menjalankan aplikasi dulu, maka Anda harus menekan tombol Refresh list untuk melihat drive yang terdaftar. Setelah aplikasi terbuka, kita siap untuk menjalankan beberapa tes.



Tes dan Tindakan

Ada dua tes yang bisa Anda lakukan, yaitu Read stability test untuk mengetahui apakah ada error pada USB flash drive dan juga kecepatan membacanya, dan Write and read test untuk mengetahui kecepatan membaca/menulis USB flash drive. Sedangkan tindakan yang bisa Anda lakukan adalah Low level initialization untuk mengedit informasi partisi pada USB flash drive, Save Image untuk menyimpan image dari USB flash drive, Load Image untuk memuat image ke USB flash drive, dan Full Erase untuk menyapu bersih USB flash drive. Namun, sebelum menjalankan tes, Anda harus memilih dulu Acces type. Untuk menjalankan Read/ Write stability test, kita harus memilih logical atau physical drive.

Read Stability Test

Tes pertama adalah Read stability test.

Pilih Access type sebagai As physical device. Dari sana, Anda memiliki beberapa pilihan. Pilihannya terkait dengan berapa banyak pengetesan yang ingin Anda lakukan. Anda dapat melakukan tes satu cycle penuh, "membakarnya" dimana tes akan terus dilakukan sampai Anda menghentikannya secara manual, atau Anda dapat menentukan berapa banyak siklus yang dijalankan. Hal ini bergantung pada seberapa menyeluruh pengetesan yang hendak Anda lakukan. Jika Anda hanya ingin tes sepintas, pilih satu cycle. Setelah memilih pengetesan dan tindakan, klik Start. Selama pengetesan blok pada panel kanan akan diwarnai untuk menunjukkan tes yang dilakukan (lihat gambar). Anda juga dapat melihat kecepatan membaca real time dekat sudut kiri bawah. Setelah tes selesai, Anda akan mendapatkan laporan sederhana di panel kanan. Pada Read stability test, laporan hanya akan memberitahu apakah ada error yang ditemukan. Anda bisa mendapatkan informasi lebih banyak di bagian Information dekat kiri bawah. Di situ, Anda bisa melihat kecepatan membaca rata-rata dari USB flash drive Anda.

Write and Read Test

Perlu dicatat bahwa Write and read test akan menghapus semua data pada USB flash drive Anda. Format USB flash drive juga akan dihapus sehingga Anda harus memformat ulang jika ingin menggunakannya kembali. Pada waktu memilih Write and read test, Anda harus memilih pattern yang hendak digunakan.

Ada dua pattern, yaitu Small pattern set dan Full pattern set. Setelah memilih opsi, klik Start, dan tes Anda akan dimulai. Tes ini akan sedikit lebih lama dari tes baca saja. Setelah tes selesai, Anda akan diberitahu bagaimana kondisi USB flash drive Anda. Seperti yang ditunjukkan pada gambar, USB flash drive kami penuh dengan error.

Benchmarking Kemampuan USB flashdisk Dengan Read stability test dan Write and read test Rating: 4.5 Diposkan Oleh: rosari J

0 comments:

Post a Comment